Rongga Struktural dan Perkembangan Bisnis Pemula: Studi Kasus PT BID, Perusahaan Apparel dan Aksesoris Golf di Jakarta

Abstract

Di era perdagangan bebas saat ini semua jenis industri akan bersaing baik produk merek lokal maupun internasional. Namun terdapat perusahaan pemula yang memproduksi merek lokal mampu berkembang dan menembus pasar internasional. Penulis memandang perusahaan tersebut memiliki jaringan sosial yang luas dengan berbagai macam jenis industri maupun organisasi lain. Argumen utama studi ini adalah individu atau organisasi yang memiliki posisi di rongga struktur memainkan peran penting dalam mendorong perkembangan perusahaan. Posisi tersebut dapat menghubungkan antara kelompok yang tidak terhubung satu sama lain dan mendorong tumbuhnya jaringan bisnis yang lebih luas. Studi ini berupaya memperkaya prinsip jaringan sosial yang dikemukakan oleh Granovetter. Berbeda dengan argumen pada studi-studi sebelumnya yang menyatakan bahwa kunci sukses perkembangan perusahaan karena adanya strategi manajemen perusahaan dan budaya organisasi yang baik, inovasi produk, dan berjejaring dengan kelompok yang memproduksi produk lokal lainnya. Studi ini mengungkapkan bahwa adanya aktor di posisi strategis yang dapat menghubungkan perusahaan ke berbagai jenis industri dan organisasi lain. Sehingga perusahaan dapat terhubung dengan jaringan yang lebih luas lagi dan mendorong perkembangan perusahaan. Jaringan sosial yang dibangun oleh perusahaan memiliki peran dalam menciptakan suatu produk, meningkatkan kualitas dan inovasi produk, serta pemasaran produk melalui kerja sama dengan berbagai jenis organisasi atau industri lainnya. Melalui metode kualitatif dalam bentuk studi kasus, data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi, dan data sekunder yang terkait.

PDF