Analisis Peran Otonomi Daerah Terhadap Kelekatan Kelembagaan dalam Kebijakan Industri Ritel (Studi Kasus di Wilayah Kecamatan Bogor Selatan)

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh terdapatnya permasalahan ritel tradisional (mikro) yang tersingkir dari pasar akibat menjamurnya usaha ritel modern. Permasalahan meningkatnya usaha ritel modern saat ini berpotensi menjadi pesaing yang berat untuk usaha ritel tradisional yang sudah terlebih dahulu ada. Kelekatan kelembagaan antara Negara, Ekonomi, dan Masyarakat yang berkaitan langsung dengan kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah
daerah, yang mendapatkan wewenang khusus dengan terdapatnya kebijakan otonomi daerah menjadi menarik untuk dianalisis. Terdapatnya UU tentang pemerintahan daerah tahun 2014 yang menjelaskan wewenang pemerintah daerah untuk membuat kebijakan sesuai dengan kebutuhan daerahnya menjadi satu fokus perhatian peneliti. karena itu, Metode Kualitatif akan digunakan dalam proses untuk mendapatkan data yang ada di lapangan, baik dengan wawancara ataupun observasi yang peneliti lakukan.

PDF